Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tanya Jawab Tentang Demografi

 

Ulangan Tengan Semester

Mata Kuliah Demografi Umum

 

1. Mengapa di dalam demografi mempelajari struktur?

Karena dalam demografi saling berpengaruh dengan proses dinamika dan saling mempengaruhi. Dari pengertiannya saja sudah menunjukan bahwa demografi merupakan sebuah ilmu yang mempelajari penduduk yang berkenaan dengan struktur penduduk dan prosesnya. Struktur penduduk bisa meliputi; jumlah persebaran, dan komposisi penduduk. Struktur penduduk di suatu wilayah selalu berubah-ubah dan perubahan itu disebabkan oleh adanya  proses demografi, yaitu kelahiran, kematian, dan migrasi. Dalam kependudukan demografi juga memperhatikan  hubungan antara perubahan penduduk dengan berbagai variabel, seperti sosial, ekonomi, politik, lingkungan, dab sebagainya.

Misalnya, dalam kependudukan membahas mengenai struktur umur penduduk menentukan proses kelahiran. Penduduk yang melakukar perkawinan pada usia muda kebanyakan mereka akan memiliki anak yang lebih banyak dibanding penduduk yang menikah pada usia tua. Dengan usia yang muda tentu mempunyai masa reproduksi yang panjang, sehingga proses kelahiran menjadi tinggi. Sebaliknya, bila penduduk banyak yang melakukan perkawinan pada usia tua, tentu masa untuk reproduksi menjadi pendek, sehingga proses kelahiran menjadi terhambat.

 

2. Jelaskan bahwa demografi bersifat analisis!

Dalam demografi mempelajari perubahan-perubahan kependudukan serta perhitungan-perhitungan dari data penduduk, terutama mengenai perubahan jumlah, persebaran, dan komposisi. Perubahan itu dipengaruhi oleh komponen-komponen utama pertumbuhan penduduk yang terus berubah, seperti fertilitas, mortalitas, dan migrasi. Demografi juga menggambarkan penduduk secara berkelompok, jadi dalam demogarafi tidak hanya mempelajari penduduk sebagai individu, tetapi juga penduduk sebagai suatu kumpulan.

Demografi bersifat analitis matematis, yang berarti analisis demografi didasarkan atas analisis kuantitatif, dan karena sifatnya yang demikian demografi juga disebut statistik penduduk. Demografi murni juga disebut demografi formal yang hanya mendeskripsikan atau menganalisis veriabel-variabel demografi. Analisis demografi suatu wilayah sangat tergantung pada metode analisis ilmu yang mengampunya. Demografi mempunyai metode tersendiri terutama dalam mengukur maupun membuat estimasi variabel demografi baik untuk masa lampau, sekarang, dan masa mendatang.

Sebagai contoh, kependudukan sebagai ilmu memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai sebab-akibat dan solusi pemecahan masalah dari munculnya fenomena demografi. Ilmu kependudukan sebagai ilmu antar bidang memungkinkan untuk dapat berperan memecahkan persoalan pembangunan yang menyangkut penduduk sebagai subjek sekaligus sebagai objek pembangunan.

 

3. Jelaskan dengan contoh bahwa demografi berhubungan dengan peristiwa-peristiwa vital!

Dalam hal ini demografi berkaitan dengan hal-hal yang vital seperti, kelahiran, kematian, dan migrasi. Semua itu tentu berhubungan dengan dinamika penduduk suatu daerah. Demografi dengan berbagai kejadian mencatat dan meregistrasikan keterangan-keterangan yang dapat mengubah struktur atau komposisi penduduk. Lebih spesifik lagi, demografi mengubah status sipil seseorang sejak dia lahir sampai mati. Kejadian-kejadian yang dimaksud adalah perkawinan, perceraian, pengangkatan anak, dan perpindahan. Karena mencatat peristiwa-peristiwa penting yang berhubungan dengan kehidupan maka disebut pula dengan registrasi vital.

Sebagai contoh demografi mencatat peristiwa penting ketika suatu daerah tenggelam karena banjir. Para penduduk yang dulu mendiami wilayah itu sekarang harus pindah mencari tempat yang lebih baik untuk ditinggali. Dalam kasus ini tentu banyak hal yang bisa berpengaruh terhadap komposisi penduduk. Di tempat yang baru, jumlah penduduk menjadi bertambah, pekerjaan yang tadinya cukup, sekarang harus terbagi dengan para pendatang, dan masih banyak lagi. Dengan tercatatnya berbagai peristiwa yang terjadi, demografi bisa melakukan suatu rencana kedepan untuk mencari jalan keluar akan masalah yang timbul.

 

 4. Jelaskan bahwa umur kawin pertama berhubungan dengan fertilitas.

Usia kawin pertama merupakan usia dimana seseorang melakukan hubungan intim untuk pertama kalinya. Usia kawin pertama dalam suatu pernikahan berarti umur mulai berhubungan kelamin antara individu wanita yang terikat dalam suatu lembaga perkawinan.

Pada masyarakat di negara berkembang seperti Indonesia usia perkawinan pertama cenderung muda, sehingga mempunyai masa reproduksi yang panjang. Akibatnya berpengaruh pada nilai fertilitas yang tinggi. Semakin cepat atau muda usia kawin pertama, semakin besar kemungkinan untuk mempunyai anak. Di Indonesia, pengaruh usia perkawinan pertama sejalan dengan pemikiran bahwa makin muda seseorang melakukan perkawinan makin panjang masa reproduksinya. Maka, dapat disimpulkan makin muda seseorang untuk melakukan perkawinannya makin banyak pula anak yang akan dilahirkan.

 

5. Mengapa tingkat pertambahan penduduk di Indonesia masih tetap tinggi, faktor apa yang mempengaruhi. Jelaskan!

Sebenarnya yang menjadi faktor utama dalam pertambahan dan pengurangan penduduk adalah kelahiran (fertilitas), kematian (mortalitas), dan perpindahan (migrasi). Namun, karena dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang berperan membuat pertambahan penduduk di Indonesia tinggi. Pertama dari segi kelahiran (fertilitas), ada beberapa faktor yang mendorong tingkat kelahiran, yaitu:

a.          Kebanyakan masyarakat di Indonesia melakukan perkawinan pada usia muda, karena mereka masih menganggap bahwa dengan menikah muda maka makin panjang masa reproduksinya. Selain itu, bila melakukan perkawinan pada usia tua orang akan merasa malu, sehingga mendorong untuk cepat-cepat menikah.

b.        Anak dianggap sebagai sumber tenaga keluarga untuk membantu orang tuadengan banyaknya anak yang dimiliki dalam satu keluarga, mereka beranggapan bahwa anak akan menjadi sumber tenaga dalam memenuhi kebutuhan hidup. Anak yang banyak tentu semakin menambah sumber tenaga yang dimiliki suatu keluarga.

c.         Tingkat pendidikan yang rendah. Kebanyakan di Indonesia anak-anak hanya bisa mengenyam bangku sekolah dasar dan paling tinggi hanya Sekolah Menengah Atas. Bahkan, ditengah jalan banyak anak-anak yang putus sekolah karena berbagai hal yang mempengaruhi. Selanjutnya, mereka berusaha mencari pekejaan. Karena kurangnya ilmu yang dimiliki membuat para anak yang putus maupun yang telah lulus kalah bersaing dengan anak yang lebih tinggi pendidikannya. Akibatnya, mereka menjadi pengangguran. Dan untuk menutupi hal itu, merekapun mecari jalan keluar, yaitu berencana untuk segera mencari pasangan dan menikah.

 

Kedua, berkaitan dengan tingkat kematian (mortalitas). Walaupun Indonesia bisa dibilang tingkat kematianya tinggi jika dibandingkan negara-negara maju, tetapi karena tingkat pertumbuhannya yang cepat membuat kematian tidak berpengaruh signifikan dalam penguragan jumlah penduduk.

Kemudian yang ketiga adalah migrasi. Dalam migrasi bisa keluar ataupun masuk. Kita tahu bahwa di Indonesia kebanyakan penduduknya banyak yang bekerja menjadi TKI maupun TKW yang pastinya keluar dari Indonesia. Secara teoritis hal itu seharusnya bisa mengurangi jumlah penduduk. Namun, karena mereka tidak selamanya menetap di sana, dan pada akhirnya mereka kembali ke Indonesia. Dan ketika pulang mereka kebanyakan sudah melakukan perkawinan baik sesama warga Indonesia maupun dengan warga negara asing. Oleh karena itu, migrasi yang dilakukan Indonesia lebih cenderung untuk menambah jumlah penduduk dari pada pengurangan penduduk.

 

6. Jika saudara menjadi penentu kebijakan langkah apakah yang harus dilakukan untuk mengatasi permasalah penduduk di Indonesia.

Langkah-langkah yang saya akan lakukan, yaitu:

a. Melakukan Pemerataan penduduk

Dalam melakukan pemerataan penduduk dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya dengan transmigrasi dan pembangunan industri di wilayah yang jarang penduduknya, sehingga masyarakat akan tertarik untuk datang dan menetap di daerah tersebut. Selanjutnya, untuk mencegah migrasi penduduk dari desa ke kota, kita upayakan berbagai program berupa pemerataan program pembangunan sampai ke daerah-daerah terpencil. Selain itu, dilakukan juga perbaikan sarana dan prasarana dan pemberdayaan ekonomi di pedesaaan.

b. Melakukan pengendalian dan jumlah pertumbuhan penduduk

Cara yang dilakukan, yaitu dengan menekan angka kelahiran melalui pembatasan jumlah kelahiran. Dalam hal perkawinan dilakukan penundaan usia perkawinan dini. Jadi, bagi yang ingin menikah masing-masing pasangan telah benar-benar matang dan siap untuk membina rumah tangga. Untuk pembatasan jumlah kelahiran, kita bisa menggalakan program yang telah dibuat, yaitu Keluarga Berencana. Kemudian, menghimbau dan memberikan sosialiasi kepada masyarakat akan pentingnya KB, bahwa mempunyai dua anak lebih baik daripada mempunyai banyak anak.

c. Meningkatkan Sumber Daya Manusia

Secara umum kita bisa melihat bahwa penduduk yang ada di Indonesia kebanyakan memiliki kualitas yang masih rendah. Tingkat akan pendidikan juga masih minim dan diperparah dengan tingkat kesadaran yang rendah. Akibatnya, masyarakat dalam penguasaan teknologi kalah bersaing dengan orang-orang asing, sampai-sampai negara kita mendatangkan pekerja dari luar negeri. Oleh karena itu, kita dapat mengambil atau membuat kebijakan guna meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan masyarakat, diantaranya: membuat kebijakan wajib belajar 9 tahun, meningkatkan sarana dan prasarana terutama di daerah terpelosok, menyempurnakan kurikulum yang sesuai dengan perkembangan zaman, memberikan beasiswa berprestasi, dan memberikan kartu gratis sekolah sanpai tamat perguruan tinggi bagi keluarga kurang mampu.

Post a Comment for "Tanya Jawab Tentang Demografi"