Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sekilas Tentang Geografi Tanah

 

                                               Geografi Tanah

Tanah merupakan objek yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tanah menjadi salah satu faktor penting bagi kehidupan manusia. Kita bisa lihat segala kebutuhan hidup manusia berasal dari produk yang bahannya hampir seluruhnya tersedia di dalam tanah. Banyak bidang ilmu yang mengkaji tentang tanah. Masing-masing dari bidang ilmu tersebut memiliki kajian yang berbeda. Menentukan definisi tanah pun tidaklah mudah, karena tiap bidang ilmu mempunyai sudut pandang yang berbeda. Misalnya, ilmu industri mendefinisikan tanah sebagai bahan baku, imu pertanian mendefinisikan tanah sebagai tempat pertumbuhan tanaman, dan masih banyak lagi. Dari banyaknya bidang ilmu yang membahas tentang tanah, kita juga harus mempunyai cara pandang sendiri mengenai tanah. Apa yang kita lihat, yang kita definisikan, dan yang kita simpulkan mengenai tanah dari ilmu kita sendiri, yaitu ilmu geografi. Sebagai seorang geograp, kita menyebut tanah adalah sebagai bagian dari permukaan bumi. Secara spesifik, tanah merupakan material yang bersifat gembur, mampu menumbuhkan tanaman, terbentuk dari kerja iklim dan organisme pada tempat tertentu, dan selama kurun waktu tertentu.

Ilmu tanah termasuk ke dalam ilmu yang relatif baru. Ada beberapa tokoh yang berpendapat mengenai tanah, diantaranya Dokuchaev dan Jones. Mereka membahas tentang tanah dengan pendekatan masing-masing. Dokuchaev yang berasal dari Rusia menggunakan istilah Pedologi. Pedo, artinya gumpal. Merupakan tanah sebagi objek alami. Tanah adalah bahan padat yang (mineral atau organik) unconsolidated yang terletak dipermukaan bumi, yang telah dan sedang serta terus mengalami perubahan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor: bahan Induk, iklim, organisme, topografi, dan waktu. Pedologi membahas berbagai hal, seperti karakteristik tanah, jenis tanah, dan persebaran. Sedangkan Jones yang berasal dari Inggris menggunakan istilah Edhapologi. Edhapon, yang berarti tanah yang subur. Hal ini berkaitan dengan ilmu terapan, khususnya bidang pertanian, karena tanah adalah media tumbuh tanaman.

Secara rinci perbedaan Pedologi dengan Edhapologi sebagai berikut: kajian Pedologi mengkaji tanah berdasarkan dinamika dan evolusi tanah secara alamiah atau berdasarkan Pengetahuan Alam Murni. Kajian ini meliputi: Fisika Tanah, Kimia Tanah, Biologi tanah, Morfologi Tanah, Klasifikasi Tanah, Survei dan Pemetaan Tanah, Analisis Bentang Lahan, dan Ilmu Ukur Tanah. Kajian Edaphologi mengkaji tanah berdasarkan peranannya sebagai media tumbuh tanaman. Kajian ini meliputi: Kesuburan Tanah, Konservasi Tanah dan Air, Agrohidrologi, Pupuk dan Pemupukan, Ekologi Tanah, dan Bioteknologi Tanah. Mungkin istiah Pedologi lebih diterima oleh ilmuan dan para mahasiswa yang ingin lebih tahu mengenai tanah dibanding Edhapologi. Di samping membahas tentang tanah yang ada dipermukaan bumi, Pedologi juga membahas secara rinci berbagai faktor-faktor yang dapat mengubah dan mempengaruhi tanah itu sendiri.

Post a Comment for "Sekilas Tentang Geografi Tanah"